Belut merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan bentuk tubuh bulat memanjang yang hanya memiliki sirip punggung dan tubuhnya licin. Belut suka sekali memakan anak-anak ikan yang masih kecil, anak katak atau cacing. Belut pada umumnya hidup di sawah-sawah, di rawa-rawa/lumpur, dikolam dan di kali-kali kecil.
Ada tiga jenis belut yang ada diantaranya Synbranchus bengalensis Mc clell (belut rawa); Monopterusalbus Zuieuw (belut sawah); dan Macrotema caligans Cant (belut kali/laut). sedangkan jenis belut yang sering kita jumpai adalah jenis belut sawah.
Belut dapat dimakan, dibakar atau digoreng renyah sebagai makanan ringan. Bahkan di Jogjakarta belut dijadikan makanan ringan dengan cara digoreng.
Belut pada umumnya berwarna coklat kekuningan, namun ada juga belut putih atau yang biasa disebut dengan belut albino. Penemuan belut albino ini terjadi 2 minggu yang lalu di rawa oleh salah seorang warga
Desa Panulisan. Belut ini berwarna kuning dan memiliki panjang sekitar 50 CM.
Dikarenakan warnanya yang mencolok maka akan sangat terlihat jelas apabila berada dikumpulan belut lainnya. Menurut pemilik, belut albino ini akan dipelihara dan apabila ada yang berminat akan dijual bersama dengan belut lainnya yang berhasil ditangkap.
Disinggung mengenai keanehan belut dan tempat mendapatkannya, pemilik mengatakan selama ini belum ada firasat aneh, baik itu dalam mimpi atau lainnya. Dan lebih jauh lagi dia mengatakan seumpama nanti ada keanehan misal dalam mimpi, belut ini akan dikembalikan lagi ketempat semula.
Para tetanggapun silih berganti berdatangan untuk sekedar melihat belut albino ini. Mungkin karena baru pertama kali ini belut albino didapatkan oleh masyarakat sekitar. Dan selama ini mereka hanya tahu lewat berita di televisi atau surat kabar.(cak) Foto belut albino lainnya—>> Klik disini